Jumat, 28 Juni 2013
Manfaat Merokok
Sudah sering dibahas buruknya manfaat merokok, sekarang saya akan coba bahas 10 manfaat merokok, antara lain :
1. Mendukung program pemerintah dalam mengurangi jumlah penduduk. Berikut data-data yg dilansir WHO:
- Setiap Menit, 60 Orang Mati Karena Rokok
- 100 juta kematian tercatat akibat tembakau pada abad ke 20 lalu. Jika tren ini terus berlanjut, akan ada kenaikan hingga satu miliar kematian pada abad ini
- Di Indonesia diperkirakan terjadi 1.174 kematian perhari akibat asap rokok.
2. Bisa menjadi batu loncatan untuk karir yang lebih tinggi. Peneliti kesehatan dari Universitas Indonesia, Rita Damayanti mengatakan “Rokok adalah batu loncatan (stepping stone) untuk mengambil risiko yang lebih besar,” Menurut data penelitian Rita, orang yang pernah merokok akan berisiko 13 kali menenggak alkohol, 7 kali berhubungan seks pranikah, dan 1,3 kali kecanduan narkoba. Ngerokok jg asik sambil main judi. dll
1. Mendukung program pemerintah dalam mengurangi jumlah penduduk. Berikut data-data yg dilansir WHO:
- Setiap Menit, 60 Orang Mati Karena Rokok
- 100 juta kematian tercatat akibat tembakau pada abad ke 20 lalu. Jika tren ini terus berlanjut, akan ada kenaikan hingga satu miliar kematian pada abad ini
- Di Indonesia diperkirakan terjadi 1.174 kematian perhari akibat asap rokok.
2. Bisa menjadi batu loncatan untuk karir yang lebih tinggi. Peneliti kesehatan dari Universitas Indonesia, Rita Damayanti mengatakan “Rokok adalah batu loncatan (stepping stone) untuk mengambil risiko yang lebih besar,” Menurut data penelitian Rita, orang yang pernah merokok akan berisiko 13 kali menenggak alkohol, 7 kali berhubungan seks pranikah, dan 1,3 kali kecanduan narkoba. Ngerokok jg asik sambil main judi. dll
Kamis, 27 Juni 2013
Untuk Kamu yang Salah Jurusan
Setiap diri ini mempunyai kelebihan yag harus diasah agar bisa
menjadi potensi yang baik untuk kita meraih kesuksesan. Banyak yang
berpikir kelebihan ini harus diasah di masa perkuliahan dengan mengambil
jurusan yang senada dengan kelebihan itu. Entah itu dibidang ekonomi,
teknologi informasi, ilmu sosial dll. Namun, begitu banyak yang begitu
mereka "nyemplung" di perguruan tinggi ada yang merasa "Wah Gue salah
jurusan nih". Jujur, itu pun saya alami. Gimana cara menyikapi
situasi seperti ini? Berikut poin-poinnya :
Langganan:
Postingan (Atom)






